Home
PPSA
Renshi Hanyu
Percakapan
Anak-Anak
Huruf Tionghoa
Berita & Lain-Lain
Link & Sponsor

<<
Indeks
>>

Dalam masyarakat kita seringkali terjadi kesalahan pengertian tentang kata "Tiongkok", "Cina", "Mandarin", "Bahasa Tionghoa", "Hanyu", "Huayu", "Guoyu", "Putonghua". Berikut ini adalah penjelasan dari masing-masing istilah tersebut yang mana dapat meluruskan kesalahan pengertian di atas.

 

Tiongkok:

nama sebuah negara besar di Asia, bangsa dan bahasanya disebut Tionghoa; lafal "Tiongkok" dan "Tionghoa" ini berasal dari dialek Hokkian (Fujian, provinsi selatan Tiongkok).

 

Cina:

 

istilah ini tidak identik dengan Tiongkok/Tionghoa. Konon kata ini pertama kali digunakan oleh bangsa Jepang, terutama kaum militerismenya yang berambisi mencaplok Tiongkok; adapun lafal ini mirip sekali bahkan sama dengan lafal kata Jepang yang berkonotasi "mampus _ Mampuslah engkau!" untuk mengumpat dan menghina negara dan rakyat Tiongkok. Hal ini merupakan peninggalan sejarah yang pahit! Akan tetapi, Tiongkok kini telah bangkit dan merupakan sebuah negara yang berdaulat! bagi mereka yang berwawasan luas tidaklah layak mempertahankan istilah ini untuk segala sesuatu yang berkaitan dengan Tiongkok atau Tionghoa, misalnya, tidak benar menyebut: "(Republik Rakyat) Cina", yang benar adalah "(Republik Rakyat) Tiongkok"; "bangsa/orang/keturunan Cina", yang benar adalah "bangsa/orang/keturunan Tionghoa"; demikian pula dengan sebutan: "bahasa/huruf/tulisan Cina" yang seharusnya "bahasa/huruf/tulisan Tionghoa" dsb.

 

Mandarin:

istilah atau kata ini berasal dari bahasa Sansekerta yang kemudian dipopulerkan oleh bangsa Barat yang sebenarnya berarti: "pembesar/pejabat tinggi dalam pemerintahan Manzu di bawah kekuasaan dinasti Qing" (1644 - 1911). Adapun istilah ini menjadi salah kaprah yang dianggap sebagai sebutan untuk segala sesuatu yang berkaitan dengan Tiongkok atau Tionghoa; ingatlah, tidak pernah ada negara atau bangsa Mandarin itu! Dengan sendirinya tidaklah benar menyebut "bahasa Mandarin" yang pada hakekatnya memang tidak ada, yang ada dan benar ialah "bahasa Tionghoa", "Hanyu" atau "Huayu".

 

Bahasa
Tionghoa:

 

bahasa yang berasal dari Tiongkok dan banyak dipergunakan/diucapkan oleh bangsa Tionghoa yang sekaligus merupakan bahasa nasional Tiongkok.

 

Hanyu:

(lafalnya seperti "han - ü"), merupakan bahasa utama di Tiongkok, menurut harfiahnya ialah bahasa yang dipergunakan secara luas oleh suku bangsa Han __ adapun suku mayoritas di antara 56 suku bangsa di Tiongkok, yang mencapai 94% lebih dari jumlah penduduk di negara itu __ karenanya dianggap cukup representatif sebagai bahasa nasional, identik dengan bahasa Tionghoa.

 

Huayu:

 

(lafalnya seperti "hua - ü"), menurut harfiahnya ialah bahasa yang berasal dari bangsa Tionghoa dan juga dipergunakan secara luas, identik dengan Hanyu atau bahasa Tionghoa, tanpa perbedaan sedikitpun.

 

Guoyu:

(lafalnya seperti "kuo - ü"), menurut harfiahnya ialah bahasa nasional; pada zaman dahulu pernah dianggap sebagai bahasa Tionghoa, namun kini tidak demikian halnya.

 

Putonghua:

 

(lafalnya seperti "bu - thoong hua"), menurut harfiahnya ialah "ucapan/percakapan umum" atau "dialek umum" yang berdasarkan dialek Beijing. Standar yang dipergunakan di daerah utara Tiongkok, pun merupakan Hanyu atau bahasa Tionghoa modern. Istilah ini dapat pula disebut sebagai "bahasa percakapan nasional Tiongkok" atau "lafal bahasa Tionghoa yang baku".

 

NB: yang disebut bahasa Tionghoa atau Huayu dipergunakan juga oleh mereka yang bermukim di Taiwan, sebuah pulau yang merupakan salah satu provinsi Tiongkok di bagian selatan.

<<
Indeks
>>

Home
PPSA
Renshi Hanyu
Percakapan
Anak-Anak
Huruf Tionghoa
Berita & Lain-Lain
Link & Sponsor

Tanggal: 9 Juli 2001